CINTA Untuk Sidiaku, Terimakasih Cintaku..

Dear yang ada di hati, andai engkau tahu tulisan penaku, maka ingin sekali aku
berkata aku sayang kamu, please sayangi aku.
www.cinta.us.tc
 
IndeksIndeks  Portail*Portail*  ArtikelArtikel  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  Forum cintaForum cinta  SMANSAfriends!SMANSAfriends!  ChattingChatting  GreetingGreeting  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share
 

 tolong saya bu

Go down 
PengirimMessage
cinta

cinta

Jumlah posting : 41
Registration date : 15.08.07

tolong saya bu Empty
PostSubyek: tolong saya bu   tolong saya bu Icon_minitime29/2/2008, 10:59

diambil dari: http://www.curhat.com/index.php?mode=mitra&act=detail_curhat&cid=464&mid=clara



tolong saya bu
20 Feb 2008 oleh: polkadotndut
Pertanyaan :
halo bu
saya umur 21, sudah menikah blm punya anak dan suami saya jg umur 21 thn.
setelah menikah saya baru tau ternyata kehidupan keluarga suami saya
itu morat marit. ibu mertua saya punya lelaki lain, dan ayah mertua
saya jg pernah menikah dngn wanita lain secara agama. dan pada
kenyataannya suami saya sangat membela ibunya, ayahnya galak sekali
sampai kalau ayahnya benci pada ibunya maka suami saya lah yg jd
sasarannya. secara bertahun-tahun.
kemudian ayahnya telah bercerai dngn istri barunya itu, bukan mertua
saya. kami kembali menjadi satu keluarga bahagia. tetapi ibu mertua
saya masih menjalin hubungan dengan lelaki itu. kata ibu mertua saya
dia trauma dngn ayah mertua saya yg berprilaku kejam.
tapi menurut saya, itu hanya alasan beliau saja krn lebih mencintai
lelaki itu dibanding ayah mertua saya. kini ayah mertua saya telah
meninggal. ibu mertua saya sedih sekali. tetapi ia masih saja
berhubungan dengan lelaki itu, belum genap 40 harian ayah mertua saya
meninggal beliau sudah tlp"an dan mungkin bertemu dlm waktu dekat ini.
saya mengetahui itu dr hp ibu mertua saya. saya benci bgt ngeliatnya
kok sepertinya ibu mertua saya cm berpura".
apa sih yg ibu mertua saya itu pikirkan?
jahat bgt. pdhal anak"nya ga ada yg tahu satupun.
mungkin suami saya tahu, cm dia lebih milih ibunya bahagia. tp saya
risih bu, apa yg saya harus lakukan bu? agar ga benci dia. saya ingin
anggap dia sebagai ibu saya. krn saya uda ga punya org tua lagi. tapi
segala kelakuan dia buat saya benci. dan ga ada yg beri contoh yg baik
buat saya. sayakan juga kasihan ama ayah mertua saya. kok begitu.
terima kasih bu..
atas jawabannya

Jawaban:
Dear Polkadot...,
Sebelumnya saya ingin bertanya, berapa lama
Anda pacaran dengan suami Anda sekarang ini?. Atau apakah Anda pacaran
jarak jauh?. Kenapa saya tanyakan ini, adalah karena dari cerita Anda,
Anda se-olah2 baru mengerti tentang keadaan keluarga suami sesudah
perkawinan dilakukan. Padahal memang selain kecocokan dengan calon
suami yang paling utama dipertimbangkan, hubungan dengan keluarga besar
kedua belah pihakpun juga menjadi pertimbangan, karena biar
bagaimanapun perkawinan timur itu melibatkan keluarga besar -terutama
orang tua. Jadi sepatutnyalah pada masa pacaran, pengenalan pribadi
bukan hanya antar calon suami-isteri, tetapi juga usaha mengenal lebih
dalam tentang orang tua dan keluarga besar masing-masing. Juga karena
biasanya pasangan-pasangan muda mencontoh dari dinamika hubungan
orangtua mereka. Nah, kalau contohnya tidak patut dijadikan
contoh...gimana???.


Sekarang semua sudah terlanjur, artinya Anda
tidak bisa mengingkari bahwa kondisi hubungan mertua tidak seindah yang
Anda bayangkan. Tetapi jangan panik dan tidak perlu pesimis. Sikap
menyesali hal itu terus menerus, apalagi sampai mengembangkan sikap
kebencian juga tidak akan menyelesaikan masalah -bahkan dapat menjadi
sumber konflik antar suami-isteri. Biar bagaimanapun ibu mertua adalah
ibunda dari suami Anda....orang yang Anda pilih untuk menjadi
pendamping Anda seumur hidup. Maka Anda harus pula mampu menghormati
dan mencintai ibu mertua Anda, karena dialah yang melahirkan suami
Anda. Apalagi, jangan pernah membuat suami berada dalam kondisi harus
memilih antara ibunya atau isterinya!.


Prinsip boleh tidak sama, saya setuju bahwa
Anda tidak sependapat dengan sikap ibu mertua yang tidak jujur dan
tidak setia kepada suaminya (Juga bapak mertua yang sempat menikahi
perempuan lain). Kejujuran, kesetiaan, dan komitmen adalah perekat
sebuah perkawinan yang sudah didasari cinta. Tetapi walaupun Anda tidak
bisa menerima sikapnya, bukan berarti Anda harus memusuhinya. Yang
penting sekarang adalah bagaimana Anda berusaha supaya suami mempunyai
prinsip yang sama dengan Anda sehingga jelas mau membangun keluarga
yang bagaimana Anda berdua nanti. Diperlukan kesabaran dan ketelatenan
Anda agar nilai-nilai kejujuran, kesetiaan, komitmen, tanggung jawab
dsb bisa dikembangkan dalam hubungan Anda berdua suami. Keteladanan
sikap Anda juga diperlukan disini, karena cinta itu mengandung
konsekuensi SALING...saling mendukung, saling jujur, saling menghargai,
saling terbuka, saling bertanggung jawab, dan saling..saling yang lain.



Nah, Polkadot... fokuskan upaya Anda dalam
membangun dasar yang kuat untuk kehidupan perkawinan Anda ya... Jangan
lupa ajak suami dalam usaha ini juga.



salam,
clara
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
doni
Tamu
Anonymous


tolong saya bu Empty
PostSubyek: ada apa?   tolong saya bu Icon_minitime14/4/2008, 15:56

ada apa ?????? ha ha ha
Kembali Ke Atas Go down
 
tolong saya bu
Kembali Ke Atas 
Halaman 1 dari 1

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
CINTA Untuk Sidiaku, Terimakasih Cintaku.. :: Curhat-
Navigasi: